Pelatihan dan Uji Kompetensi Legal Drafting di Jakarta Tingkatkan Kualitas Profesional Hukum

Pelatihan dan Uji Kompetensi Legal Drafting di Jakarta Tingkatkan Kualitas Profesional Hukum

Jakarta Pusat, 1 Juli 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas profesional hukum di Indonesia, sebuah pelatihan dan uji kompetensi legal drafting diselenggarakan di Jimly School Law and Government Gedung Sarinah Jakarta  pada tanggal 1 Juli 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai instansi hukum, baik pemerintah maupun swasta.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang teknik-teknik penulisan hukum yang efektif dan efisien. Peserta mendapatkan materi terkait pembuatan dokumen hukum seperti kontrak, peraturan perundang-undangan, serta surat-surat resmi yang kerap digunakan dalam praktik hukum sehari-hari.

Selain pelatihan yang di laksankan Daring , Peserta juga mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan dan pemahaman mereka dalam legal drafting secara tatap muka, Uji kompetensi ini melibatkan simulasi penulisan dokumen hukum yang dinilai oleh tim ahli hukum yang berpengalaman. Peserta yang lulus uji kompetensi ini akan mendapatkan sertifikasi yang diakui secara nasional.

Salah satu peserta, Michael seorang pengacara muda, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat baginya. Dengan mengikuti pelatihan ini, saya merasa lebih percaya diri dalam menyusun dokumen hukum yang jelas dan tidak ambigu. Uji kompetensi juga menjadi tantangan tersendiri yang memotivasi saya untuk terus belajar, ujarnya.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Jimly School Law and Government (JSLG) bekerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di Jakarta, Ibu Prof. Hesti selaku wakil Direkrur JSLG menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan standar profesionalisme di bidang hukum.

"Kami berharap dengan adanya pelatihan dan uji kompetensi ini, para profesional hukum di Indonesia dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan pekerjaan mereka, serta dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi penegakan hukum di tanah air, kata Prof. Hesti.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang dapat diikuti oleh lebih banyak profesional hukum di masa mendatang, demi terciptanya sistem hukum yang lebih baik dan terpercaya di Indonesia. [M.E.K]